
Salah satu masukan yang sangat baik saya terima dari Hasbi Lubis SI 91 yang menyampaikan bahwa IA-ITB perlu dibawa kembali ke Alumni ; Alumni sebagai titik sentral. Tujuan utama IA adalah untuk kesejahteraan alumni dan universitas dan hubungan mutual antara alumni dan universitas. Alumni yang kuat akan akan mampu melahirkan karya untuk bangsa. Saya sangat sependapat dengan hal ini.
Apa yang bisa kita lakukan untuk membangun Ikatan Alumni yang kuat dan hubungan mutual antara alumni dan universitas ?
Membangun Sinergi melalui Inklusifitas adalah tema yang saya usung. Untuk memulainya Tim Sukses saya akan terdiri dari perwakilan berbagai angkatan, jurusan, gender dan interest group. Harapan saya, mereka akan dapat merangkul sebanyak mungkin alumni ITB yang sangat beragam ini. Dan bila Tim Sukses ini, sesuai dengan namanya sukses membawa saya menjadi Ketua IA ITB, maka organisasi IA-ITB yang saya pimpin pun akan mencerminkan keberagaman Alumni ITB. Harapan saya, semua Alumni akan merasa dirumah sendiri ketika mereka masuk ke kantor IA ITB dan berhubungan dengan pengurus IA ITB.
Tumbuhnya berbagai Special Interest Group (SIG) yang dibentuk berdasarkan minat sekelompok orang pada suatu bidang dan semua bisa diakses dengan mudah oleh para alumni melalui website IA-ITB menjadi cita-cita saya. SIG ini akan memulai acara-acara temu alumni formal dan informal, lintas organisasi profesi, membahas masalah aktual almuni di berbagai bidang. Setelah kekompakan dan sinergi terbagun, kita bisa bicara fokus yang lebih besar.
Saya mengundang masukan lebih banyak lagi, bisa melalui blog saya ini atau di milis.
Salam kompak,
Betti alisjahbana